Tak hanya sampai SMA, Ciputra melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi yakni di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan berhasil lulus pada 1960.
Ketika berusia 12 tahun, terdapat satu peristiwa yang membuatnya terhenyap.
Peristiwa itu adalah ketika ayahnya diseret Jepang karena dituduh sebagai mata-mata.
Sejak saat itulah, Ciputra yang memiliki nama lahir Tjie Tjin Hoan bekerja keras serta menyemangati diri untuk terus bersekolah hingga jenjang pendidikan tertinggi agar lepas dari belenggu keterbelakangan.
Hal yang tak banyak diketahui orang adalah Ciputra sebenarnya pernah menjadi atlet lari 1.500 meter pada Pekan Olahraga Nasional (PON) III.

Taipan Ciputra Tutup Usia, Tak Sangka Gurita Bisnis Propertinya Dimulai dari Kantor Kecil di Garasi Rumah
Nama Ciputra memang dikenal sebagai begawan dunia properti asal Indonesia yang terbilang cukup mendunia.
Ia diketahui adalah salah satu yang ikut mendirikan PT Pembangunan Jaya di tahun 1961, dan berhasil mengembangkan perusahaan hingga memiliki 60 anak usaha.
Seperti raja Midas yang bisa membuat semua barang yang disentuhnya menjadi emas, Ciputra mampu menyulap daerah-daerah tempat "jin buang anak" menjadi kawasan rekreasi, pusat perdagangan dan perumahan yang asri.
Diawali dari Senen, kegiatan bisnis PT Pembangunan Jaya kini malang melintang di berbagai penjuru Tanah Air.