Fotokita.net -Bharada Richard Eliezer atau Bharada E sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Ternyata surat perintah tugas (sprint) Bharada E bukan menjadi ajudan Irjen Ferdy Sambo. Dia juga ketahuan dapat pistol Glock 17 dari sosok ini.
Ketika kasus baku tembak sesama polisi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo terkuak pada 11 Juli 2022, polisi menyebut Bharada E membela diri. Bharada E hanya membalas serangan tembakan dari pistol Brigadir J.
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, surat tugas perintah Bharada E ternyata bukan menjadi ajudan Irjen Ferdy Sambo. Dia ketahuan dapat psitol Glock 17 dari sosok ini. Foto sosoknya sampai dicari-cari netizen di media sosial.
Dalam keterangan awal kasus baku tembak sesama polisi,Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan mengenai status Bharada E kepada wartawan di Jakarta, Senin (11/7/2022).
"Tentunya Bharada E yang melakukan, karena melakukan pembelaan terhadap serangan yang dilakukan Brigadir J," kata Brigjen Ahmad Ramadhan.
Polisi juga menyebutkan, Bharada E adalah anggota Brimob yang ditugaskan sebagai ajudan Irjen Ferdy Sambo. Lantas, Brigadir J merupakan anggota Bareskrim Polri yang menjadi sopir dinas istri Irjen Ferdy Sambo.
Setelah dinilai banyak kejanggalan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk tim khusus, yang juga melibatkan Komnas HAM dan Kompolnas sebagai pengusut independen.
Dari hasil kerja penyidik tim khusus, mulai dari memeriksa CCTV maupun melakukan uji balistik, penetapan tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J dirilis. Hasilnya, Bharada E jadi tersangka. Dia disangkakan pasal pembunuhan, bukan membela diri.
"Tadi sudah saya sampaikan Pasal 338 juncto 55 dan 56 KUHP jadi bukan bela diri," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian kepada awak media pada Rabu (3/8/2022) malam.
Setelah mendapat tembakan dari Bharada E, tubuh Brigadir J tersungkur tanpa nyawa.Posisinya tidak jauh dari kaki tangga di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat, 8 Juli 2022, sore.
Ketika itu, Brigadir J mengenakan kaus putih yang kemudian menjadi merah darah. Kabarnya, hanya tersisa sedikit corak putih di bagian lengan kanan. Darah segar seperti berkubang di sekeliling jasad Brigadir Yosua.