Fotokita.net - Elma Theana, pemilik wedding organizer (WO) yang awalnya mengurusi pernikahan Ferry Irawan dan Venna Melinda mengakur rugi Rp 800 juta. Di tengah pengakuan itu, sahabat Venna Melinda itu memamerkan foto santai bareng Zikri Daulay di Yogyakarta. Ferry Irawan buka suara.
Pernikahan Venna Melinda dan Ferry Irawan rencananya digelar pada Maret 2022 di Bali. Namun, belum lagi hajatan itu terlaksana, sejumlah kabar tak sedap mencuat ke publik.
Awalnya, Elma Theana menyebutkan, pihaknya selaku WO yang menangani pernikahan pasangan pesohor itu sudah mendapatkan keputusan sepihak dari calon mempelai pria. Elma bilang, Ferry Irawan membatalkan jasa WO dalam persiapan pernikahannya.
Rupanya, keputusan pembatalan itu berbuntut panjang. Elma Theana buka suara di depan awak media. Sahabat Venna Melinda inimengungkapkan kerugian yang dialami WO miliknya usai dibatalkan menangani acara pernikahan Venna Melinda dan Ferry Irawan.
Elma Theana mengatakan biaya rangkaian lamaran hingga pernikahan Venna dan Ferry mencapai Rp 1,3 miliar dan pihaknya merugi hingga Rp 800 juta. “Jadi Rp 1,3 miliar ini porsinya Madeena sendiri Rp 1 miliar, porsi dari pihak Venna yang mencarikan endorsement sekitar Rp 300 juta. Dan ini kami sudah sampaikan semuanya,” kata Elma Theana di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (25/2/2022).
Ia menuturkan rencananya akan dilakukan 7 rangkaian acara pernikahan Venna dan Ferry. Mulai dari pengajian, siraman, akad nikah, hingga resepsi. Tetapi hanya satu acara yang berjalan dengan lancar yakni acara lamaran.
Dari nominal total Rp 1 miliar tersebut, baru Rp 200 juta yang digunakan dalam acara lamaran sehingga tersisa Rp 800 juta lagi. "Kalau misalnya kemarin (lamaran) Rp 200 juta, sisanya Rp 800 juta untuk acara (resepsi) yang di Jakarta saja," ucap Elma Theana.
Kemudian Elma juga mengaku rugi karena jasanya sebagai WO tidak dibayar. Padahal, persiapan acara untuk akad dan resepsi nanti hampir rampung. Sebelumnya, pihak WO milik Elma ini akan menggelar 7 rangkaian acara pernikahan. Mulai dari pengajian, siraman, akad nikah, hingga resepsi.
Untuk saat ini, baru acara lamaran saja yang baru digelar pada 9 Februari lalu di kawasan Pluit, Jakarta Utara. Elma sudah melakukan tanda tangan kontrak dengan beberapa vendor dengan total endorse mencapai Rp 1 miliar.
Kemudian Elma juga mengaku rugi karena jasanya sebagai WO tidak dibayar. Padahal, persiapan acara untuk akad dan resepsi nanti hampir rampung. "Kalau kerugian saya secara pribadi, saya kan endorse. Saya pribadi sebagai jasa EO, saya nggak dibayar," jelas Elma Theana.