"Mau saya bawa ke Samarinda, cuma kan harus vaksin, jadi saya bilang 'bapak istirahat dulu di sini, maksimalkan waktunya buat rehat, baru ke Kaltim'. Kayak gitu," jelasnya. Ia mengatakan, kaki sang bapak yang sakit itu sampai berdampak ke cara jalannya. Beberapa kali Kakek Suhud mengeluhkan hal tersebut.
Tak hanya Sasa, anak kandung Kakek Suhud juga menyatakan hal senada. Melalui Sasa, mereka menyatakan bahwa sang bapak memang lagi sakit. "Anak kandung bapak itu sudah bilang (ke Kakek Suhud) untuk istirahat. Kerjanya juga sudah dilarang sama mereka, gak boleh, cuma namanya orangtua yang nggak mau nyusahin anak yah, dia kerja."
"Buat apasih beliau bohong soal kondisinya sendiri? Omongan itu doa, apa yang disampaikan Bapak itu sudah benar adanya. Kan nggak mungkin sakit diomongin ke tetangga? Sekali lagi, buat apa," sindirnya.
Ia melanjutkan, ketika rumah Kakek Suhud ramai didatangi wartawan, justru para tetangga di sekitar membantu bapak angkatnya tersebut.
Katanya, awal rumah Kakek Suhud ramai didatangi, para tetangga sama sekali tak tahu soal kabar bahwa Baim Wong sudah menghina sang kakek dan membuat konten tanpa seizinnya.
"Karena kan itu viralnya di TikTok sama YouTube, nah orang sini jarang nonton itu, jadi mereka nggak tau," pungkasnya mengakhiri.

Foto tampang memelas kakek Suhud saat menerima bantuan dari Haji Sasa beredar di media sosial. Tetangga bongkar kebohongan kakek Suhud.
(*)