
Jasad korban pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat. Foto korban yang hilang jadi petunjuk.
"Dan niat itu tentu bicara sikap batin ada hal-hal yang mendorong dari dalam diri pelaku untuk menghabisi korban. Bisa jadi menggunakan tangan orang lain namun aktor intelektualnya orang-orang dekat korban," ujar Musa Darwin Pane kembali menegaskan.
Jadi menurut Musa Darwin Pane dalam kasus pembunuh ibu dan anak di Subang ini aktor intelektualnya adalah orang dekat, tapi bisa saja pelaku nya menyewa pembunuh bayaran.
Sementara itu, Yosef Subang, Mimin Mintarsih, Yoris dan Danu, para saksi kunci pembunuhan ibu dan anak di Subang saling klaim telah terbebas dari kasus tersebut. Hal ini semakin membuat kasus terbunuhnya Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu semakin misterius.
Di satu sisi, ahli forensik Polri Kombes Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti beri petunjuk pelaku pembunuhan di Subang saat mendapat banyak pernyataan soal kasus ini.
Dugaan Mimin sudah terbebas dari kasus ini ditandai dengan dikembalikan barang-barang mimin yang sebelumnya disita polisi.
"Untuk barang-barang yang sempat disimpan pihak kepolisian sudah dikembalikan ke Bu Mimin. Selepas Bu Mimin menandatangani Berita Acara Sumpah," ucap Deden Nasution tim kuasa hukum Mimin di Subang, Senin (11/10/2021).

Jasad korban pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat. Foto korban di Facebook banjir doa.
Menurut Deden, barang-barang milik istri muda Yosef yang sempat disimpan oleh pihak kepolisian berupa handphone serta kendaraan sepeda motor.
Dan kedua barang itu sudah dikembalikan ke tangan Mimin Mintarsih.