Kapal ini memiliki robot, sonar dan side scane sereta boat rescue. Sedangkan Ocean Tug Nantuo-195 memiliki panjang 119 meter, lebar 16 meter dan tinggi 6,5 meter.
Kapal salvageini mampu melaksanakan evakuasi hingga kedalaman 4500 meter.
Selain bantuan dari pemerintah China, TNI AL berencana mengangkat badan KRI Nanggala-402 beserta ABK yang gugur ini bekerja sama dengan SKK Migas yang akan mengoperasikan kapal Timas 1201.
Kapal yang akan dioperasikan ini mempunyai spesifikasi panjang 162,3 meter, lebar 37,8 meter dan tinggi 16,1 meter. Kapal ini menggunakan crane berkapasitas 1.200 MT yang cocok untuk instalasi platform konvensional.

Kapal Timas 1201 yang akan digunakan untuk mengangkat kapal selam KRI Nanggala-402
Dukungan PLA Navy kepada Indonesia ini berawal dari tawaran Duta Besar China untuk Indonesia kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.
"Tawaran bantuan kemanusiaan ini disambut dengan senang hati pemerintah Indonesia," dikutip dari keterangan pers Dispenal, Senin (3/5/2021).
Kementerian Pertahanan China mengonfirmasi akan bergabung dengan upaya penyelamatan internasional setelah menyatakan belasungkawa yang dalam untuk para korban tragedi kapal militer tersebut.
"Kami ingin menyampaikan belasungkawa yang dalam kepada para korban kapal selam Indonesia yang tenggelam, KRI Nanggala-402, dan menyampaikan simpati yang tulus kepada keluarga yang berduka," kata juru bicara Kementerian Pertahanan China, Kolonel Senior Ren Guoqiang.