Follow Us

Akhirnya yang Ditunggu Datang Juga, Menpora Malaysia Akui Kesalahannya Terhadap Video Pengeroyokan Suporter Indonesia. Biar Begitu, Kemenpora Tetap Lakukan Hal Ini

Bayu Dwi Mardana Kusuma - Minggu, 24 November 2019 | 12:27
Viral Video Pengeroyokan Suporter Indonesia Oleh Suporter Malaysia, Menpora Malaysia: Tolong Jangan Percaya Hoax!
Kolase: Instagram/syedsaddiq dan Twitter/permadiaktivis

Viral Video Pengeroyokan Suporter Indonesia Oleh Suporter Malaysia, Menpora Malaysia: Tolong Jangan Percaya Hoax!

Baca Juga: Tak Terima Pendukung Harimau Malaya Disakiti Oleh Suporter Timnas Garuda, Menpora Malaysia Akan Lakukan Hal Ini. Akankah Hubungan Jadi Tegang?

"Alhamdulillah, setelah digempur bertubi-tubi, Menteri Belia dan Sukan pada hari Sabtu kemarin pukul 20.00 WIB, telah menyampaikan permohonan maaf kepada Indonesia secara terbuka," ujar Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto, Minggu (24/11/2019).

Gatot mengatakan, informasi mengenai permintaan maaf Menteri Saddiq pertama kali diperoleh Kemenpora dari KBRI di Kuala Lumpur.

Kemudian, Gatot mengecek informasi itu dan mengetahui kebenarannya. "Kita berharap pernyataan tersebut dapat meredakan ketegangan kedua negara yang sempat memuncak," ujar Gatot.

Meski telah ada permintaan maaf, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI di Kuala Lumpur, tetap memonitor pengusutan aksi penganiyaan terhadap suporter Indonesia yang ditangani Kepolisian Malaysia.

Selain itu, nota protes yang sebelumnya diajukan Pemerintah Republik Indonesia melalui Kemenpora tidak akan dicabut. Nota protes yang bernomor 11.22.12/SET/XI/2019 dan tertanggal 22 November 2019 tersebut ditujukan kepada Pemerintah Malaysia akibat insiden suporter yang terjadi tersebut.

Baca Juga: Kemenpora: Roy Suryo Masih Simpan Kamera dan Lensa Bernilai Miliaran

Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto, dalam acara penandatanganan MoU di kantor Kemenpora pada Rabu (20/11/2019).
ADE JAYADIREJA/BOLASPORT.COM

Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto, dalam acara penandatanganan MoU di kantor Kemenpora pada Rabu (20/11/2019).

Adapun isi dari nota protes tersebut sebagai berikut:

1. Melakukan proses hukum atas terjadinya penganiayaan yang dilakukan oleh oknum suporter Malaysia terhadap suporter Indonesia secara prosedural obyektif dan transparan.

2. Menyampaikan permohonan maaf secepatnya kepada Pemerintah Republik Indonesia, karena ketika insiden serupa terjadi di Stadion GBK pada tanggal 5 September 2019, maka langsung besok paginya Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia menyampaikan permohonan maaf.

Itikad baik permohonan maaf ini sesungguhnya pernah dilakukan oleh Menteri Sukan dan Belia Malaysia Khairy Jamaluddin pada tanggal 20 Agustus 2017 langsung kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia saat berlangsung SEA Games 2017 di Kuala Lumpur akibat insiden bendera yang terbalik.

Editor : Fotokita

Baca Lainnya

Latest