"Sudah berpuluh tahun gagal ginjal dan seminggu tiga kali cuci darah di RSCM," terang Noorca Massardi.
Pada tahun 2020pertunjukan teater-sastra "LaluKau" memanggungkan puisi-puisi Radhar Panca Dahana.
Radhar Panca Dahana membacakan puisinya sendiri, "Kau yang Kosong 2" pada pementasan teatrikal puisi "LaluKau" pada 18 Februari 2020 di Gedung Kesenian Jakarta itu.
Kompas edisi 21 Februari 2020 memberitakan, budayawan itu mengenakan baju koko, selendang, celana, dan peci putih.

Hatta Rajasa saat menjenguk sastrawan dan budayawan Radhar Panca Dahana, yang meninggal dunia pada Kamis (22/4/2021).
Layar di panggung diisi rangkaian foto lalu lalang manusia di jalan raya kota malam hari, lengkap dengan gedung-gedung tinggi.
Lampu deretan kursi penonton sengaja dipadamkan. Sumber cahaya hanya di panggung. Sorot lampu selalu terarah pada sosok yang membacakan puisi.
Di belakang panggung terpasang layar menayangkan video dan gambar. Puisi, gambar di layar, dan tampilan Radhar yang serba putih seolah meneguhkan suasana kota yang riuh, tetapi kosong.
Orang-orang berjibaku mondar-mandir, berkejaran atau mengejar impian, tetapi sejatinya hampa. Manusia masih terus bertemu satu sama lain, tetapi kehilangan makna.