Melansir The Atlantic, para pejabat kedutaan Amerika Serikat menerima pembaharuan tentang eksekusi dan menawarkan bantuan liputan media.

Kesaksian Personel KKO AL Pengangkat Jenazah Korban G30S/PKI di Lubang Buaya, Bau Busuk Mayat Sampai Buat Tak Bisa Makan 2 Hari
Sementara dokumen-dokumen penting yang memberikan wawasan kegiatan AS di Indonesia masih kurang, jadi garis besar peran Amerika sepenuhnya ada.
Pertimbangan kebijakan luar negeri Amerika Serikat pada saat itu untuk menghentikan penyebaran komunisme dan menghentikan pengaruhnya.
John Roosa adalah associate professor of History di University of British Columbia menulis tentang Indonesia tahun 1965.

DN Aidit Hanya Kroco, Dua Orang Inilah Dedengkot PKI Sesungguhnya Karena Pernah Bertemu dengan Stalin di Moskow
Dia meninjau dokumen dan liputan media dia mengatakan,"banyak orang asing Amerika penetapan kebijakan memandangnya sebagai kemenangan besar sehingga mereka dapat menyortir 'membalik' Indonesia dengan sangat cepat."
"Indonesia adalah negara terbesar keempat di dunia berdasarkan ukuran populasi, dan partai komunisnya adalah yang terbesar ketiga di dunia,setelah Tiongkok, Cina dan Uni Soviet," katanya.
Untuk mencegah wilayah Indonesia jatuh ke tangan komunis, pemerintah AS menerapkan strategi intelijen keras.
Dalam hal ini agen CIA secara diam-diam didukung militer AS untuk mengawasi Indonesia, mula-mula pasukan Amerika siap tempur berada di kawasan Pasifik, mencakup Singapura, Filipina.
Tujuannya bahwa militer Amerika siap menginvasi Indonesia jika waktunya tiba.