Follow Us

youtube_channeltwitter

Dokumen Rahasia Terkuak, Rupanya Amerika Ambil Peran dalam Peristiwa Berdarah 1965 Karena Ketakutan Akan Hal Ini

Bayu Dwi Mardana Kusuma - Selasa, 01 Oktober 2019 | 08:35
Bukan Hanya Mau Diracun Tikus, Soeharto Juga Dikirimi Barang yang Jadi Isyarat Bakal Meletusnya G30S/PKI
Kompas.com via Tribun Timur

Bukan Hanya Mau Diracun Tikus, Soeharto Juga Dikirimi Barang yang Jadi Isyarat Bakal Meletusnya G30S/PKI

Melansir The Atlantic, para pejabat kedutaan Amerika Serikat menerima pembaharuan tentang eksekusi dan menawarkan bantuan liputan media.

Kesaksian Personel KKO AL Pengangkat Jenazah Korban G30S/PKI di Lubang Buaya, Bau Busuk Mayat Sampai Buat Tak Bisa Makan 2 Hari
Tribun Jogja/ist

Kesaksian Personel KKO AL Pengangkat Jenazah Korban G30S/PKI di Lubang Buaya, Bau Busuk Mayat Sampai Buat Tak Bisa Makan 2 Hari

Sementara dokumen-dokumen penting yang memberikan wawasan kegiatan AS di Indonesia masih kurang, jadi garis besar peran Amerika sepenuhnya ada.

Pertimbangan kebijakan luar negeri Amerika Serikat pada saat itu untuk menghentikan penyebaran komunisme dan menghentikan pengaruhnya.

John Roosa adalah associate professor of History di University of British Columbia menulis tentang Indonesia tahun 1965.

Baca Juga: Foto-foto Sendu yang Bercerita Tentang Tahanan Politik di Pulau Buru. Gara-gara Peristiwa G30S/PKI, Mereka Dibuang Tanpa Proses Pengadilan

DN Aidit Hanya Kroco, Dua Orang Inilah Dedengkot PKI Sesungguhnya Karena Pernah Bertemu dengan Stalin di Moskow
Wikipedia

DN Aidit Hanya Kroco, Dua Orang Inilah Dedengkot PKI Sesungguhnya Karena Pernah Bertemu dengan Stalin di Moskow

Dia meninjau dokumen dan liputan media dia mengatakan,"banyak orang asing Amerika penetapan kebijakan memandangnya sebagai kemenangan besar sehingga mereka dapat menyortir 'membalik' Indonesia dengan sangat cepat."

"Indonesia adalah negara terbesar keempat di dunia berdasarkan ukuran populasi, dan partai komunisnya adalah yang terbesar ketiga di dunia,setelah Tiongkok, Cina dan Uni Soviet," katanya.

Untuk mencegah wilayah Indonesia jatuh ke tangan komunis, pemerintah AS menerapkan strategi intelijen keras.

Dalam hal ini agen CIA secara diam-diam didukung militer AS untuk mengawasi Indonesia, mula-mula pasukan Amerika siap tempur berada di kawasan Pasifik, mencakup Singapura, Filipina.

Tujuannya bahwa militer Amerika siap menginvasi Indonesia jika waktunya tiba.

Source :The Guardian The Atlantic

Editor : Fotokita

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

slide 5 to 7 of 7

Latest

Popular

Tag Popular

x