Rana ini memiliki kecepatan tertentu (shutter speed), yaitu kecepatan yang diperlukan shutter untuk terbuka.
Jika kamu mengatur shutter speed menjadi cepat, maka shutter akan terbuka lebih cepat dengan menyerap sedikit cahaya.
Sebaliknya, kamu yang mengatur shutter speed lambat akan membuat shutter terbuka lebih lama dan menyerap banyak cahaya, sehingga gambar menjadi lebih terang.
Lewat fitur ini, fotografer memanfaatkannya untuk mengatur tingkat blur, dan membuat gambar dengan efek dramatis.
Selain itu, pemakaian shutter speed tinggi bisa dipakai untuk membidik objek yang bergerak cepat seperti kembang api atau burung, sedangkan shutter speed lambat untuk hasilkan efek light trail.
2. Sesuaikan White Balance
Beda dengan mata manusia yang bisa melihat warna objek secara jelas, lensa kamera bisa melihat warna dengan cara lain.
Terkadang, warna putih bisa terlihat kebiruan atau kekuningan, tergantung pada pencahayaan dari lokasi pengambilan gambar.
Untungnya, mode manual pada kamera hp sudah dilengkapi fitur white balance. Fitur ini memungkinkan kamu mengatur tingkat white balance sesuai pencahayaan, dengan hasil sesuai konsep kreatif, untuk menghasilkan tonal warna yang diinginkan.
3. Kuasai Angka ISO
Pada mode manual kamera hp, terdapat pula pengaturan ISO, yang merupakan komponen untuk mengatur tingkat sensitivitas lensa kamera terhadap cahaya, semakin tinggi ISO, maka semakin tinggi tingkat sensitivitas lensa kamera pada cahaya.
Jika kamu memotret objek pada kondisi cahaya cukup, maka kamu bisa mengatur ISO rendah untuk meminimalisir noise.