Lalu, Bank MNC Internasional yang sudah mendapatkan izin menjadi bank digital juga menarik perhatian konsorsium Yusuf. Hal ini akan memudahkan masyarakat membuka rekening di Bank MNC Internasional.
"Hebat sekali membuat satu Indonesia tidak ada halangan lagi menjadi nasabah. Seluruh layanan terhubung ke Dukcapil, tidak ada verifikasi lewat telepon atau WhatsApp," jelas Ustaz Yusuf Mansur.
"Memang bank digital ini dibutuhkan buat Indonesia ke depan. Zamannya juga, trennya ke sana. Supaya menyeluruh satu negeri, nggak ada yang nggak punya akun bank, semuanya punya sebab makin mudah," papar Yusuf Mansur.
Itu sebabnya, Ustaz Yusuf Mansurmenargetkan ada tambahan nasabah menjadi 30 juta di Bank MNC Internasional. Ia optimistis ada peluang yang cukup positif di perusahaan tersebut.
Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Tersangka Penipuan Uang Sumbangan Umat, Begini Fakta Sebenarnya

Ustaz Yusuf Mansur melakukan aksi pembelian saham bank milik pengusaha kondang Hary Tanoesoedibjo.
Makanya, Yusuf berencana menambah porsi saham (top up) konsorsiumnya di Bank MNC Internasional. Namun, ia tak menjelaskan rinci jumlah saham yang akan ia beli selanjutnya.
"Nanti malam mau top up, yakin saya, Insya Allah. Soal top up berapa ya nanti tunggu rezeki ya, doain ya," pungkas Ustaz Yusuf Mansur.
Di sisi lain, dalam keterbukaan informasi Bank MNC Internasionaldi Bursa Efek Indonesia, lewat pembelian saham ini kedua belah pihak menyepakati komitmen promosi layanan MotionBanking, bank digital keluaran MNC Bank.
Baca Juga: Tampil Lucu Depan Kamera, Cak Lontong Dibikin Emosi Aldi Taher, Raffi Ahmad Dibawa-bawa
Ustaz Yusuf Mansur akan mempromosikan pembukaan rekening MotionBanking kepada jaringan yang dikelolanya, perkiraannya mencapai total 10 juta orang.