Follow Us

youtube_channeltwitter

Kewalahan Tangani Korban Covid-19, Filipina Bisa Bernasib Sama dengan India, Tapi Indonesia Malah Diminta Belajar dari Negara Kecil ASEAN Ini

Bayu Dwi Mardana Kusuma - Jumat, 30 April 2021 | 10:54
Pemandangan mengerikan kremasi 'antre' di New Delhi, India, awal April. ledakan kasus Covid-19 varian baru di India disebut bisa menyerang ke seluruh dunia jika dunia abai akan kondisi India saat ini
CNN

Pemandangan mengerikan kremasi 'antre' di New Delhi, India, awal April. ledakan kasus Covid-19 varian baru di India disebut bisa menyerang ke seluruh dunia jika dunia abai akan kondisi India saat ini

Bahkan ada beberapa negara yang sudah mengalami kondisi hampir mirip dengan India saat ini.

Pada Rabu (28/4/2021), dilansir dari 24h.com.vn, situasi parah ini juga dialami oleh negara Asia Tenggara, yaitu Filipina.

Baca Juga: Berlaku Mulai Hari Ini 22 April 2021, Periode Pengetatan Syarat Mudik Lebaran Diperpanjang, Berikut Keterangan Resmi Satgas Covid-19

Dilaporkan bahwa ada kekhawatiran, Filipina akan mengalami nasib sama seperti India saat ini.

Pakar kesehatan negara itu menyebut, bukan tidak mungkin India akan mengalami wabah Covid-19 seperti yang terjadi di India.

Dalam laporan itu dikatakan bahwa pasien mulai berbaris di koridor untuk mendapatkan layanan kesehatan, karena rumah sakit penuh.

Baca Juga: Pantas Rela Jadi Relawan Vaksin Nusantara, Anang dan Ashanty Ternyata Sudah Langganan Berobat ke Dokter Terawan, Foto-foto Ini Buktinya

Seorang pria membersihkan telinga orang lain di sebuah terminal bus di Jammu, India. Covid-19 bisa menimbulkan gangguan pendengaran.
Associated Press via The Daily Sabah

Seorang pria membersihkan telinga orang lain di sebuah terminal bus di Jammu, India. Covid-19 bisa menimbulkan gangguan pendengaran.

Pemandangan itu terjadi di wilayah metropolitan Manila dan jumlah kasus secara nasional sudah melebihi 1 juta.

Dr. Rodrigo Ong, dari OCTA, sebuah organisasi penelitian independen, mengatakan bahwa Filipina sekarang di persimpangan yang sama dengan India.

Dengan sekitar 10.000 kasus baru sehari, setelah pemerintah memutuskan untuk melonggarkan pembatasan sosial.

Yaitu membatasi kerumunan orang karena mereka percaya bahwa epidemi telah dikendalikan.

Editor : Fotokita

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

slide 5 to 7 of 7

Latest

Popular

Tag Popular

x