Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah telah menganggarkan program Kartu Prakerja sebanyak Rp 20 triliun.
Peserta akan menerima manfaat total Rp 3.550.000. Rinciannya, insentif biaya bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta yang tidak bisa dicairkan (hanya untuk biaya pelatihan).
Selain itu, ada insentif penuntasan pelatihan sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan (jika sudah menyelesaikan pelatihan), dan insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000.
Adapun dana tersebut akan diterima peserta bertahap dari sebelum hingga pelatihan kerja selesai dilakukan.
Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 4 telah ditutup pada Rabu (12/8/2020) dengan jumlah pendaftar sebanyak 1,2 juta orang.
Dalam pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 4 jumlah pendaftar telah melebihi kuota yang ditetapkan sebelumnya yaitu 800.000 peserta.
Head of Communication Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Louisa Tuhatu menyampaikan pendaftar hingga Rabu (12/8/2020) telah mencapai 1,2 juta.
"Hingga saat ini jumlah pendaftar tercatat lebih dari 1,2 juta orang yang datang dari seluruh provinsi, termasuk mereka yang diusulkan oleh Kemenaker/BPJS-TK," kata Louisa, Rabu (12/8/2020).
Sementara itu kuota penerima Kartu Prakerja Gelombang IV adalah 800.000 orang.
Baca Juga: Resmi Dibuka Hari Ini, Begini Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4