Bobby Nasution mengatakan, untuk mengurai keramaian pihak Pemkot Medan memperjauh jarak pedagang yang berjualan.
"Jadi setiap ruas jalan itu mungkin hampir 10 meter jarak (antar) pelaku UMKM yang selama ini diamati tidak digunakan akan kami gunakan hari ini, biar mengurai," ujar Bobby.
Baca Juga: Niat Busuk Perang Senjata Biologi Terbongkar, China Curi Data Laut Indonesia dengan Cara Ini
Rencana itu dijalankan.Tetapi, Kesawan City tetap menimbulkan kerumunan dan diduga melanggar PPKM Mikro. Khususnya soal jam operasional yang melewati batas waktu yang ditentukan.
Edy Rahmayadi mengancam akan menutup Kesawan City saat menanggapi hal itu.
"Sedang dikaji dan kalau dia tidak bisa diatur, memang sudah ketentuan melewati waktu ya kita bubarkan, kita hentikan," ujar Edy Senin (3/5/2021).

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi sat memimpin sebuah rapat. Edy geram terhadap sikap Bobby Nasution.
Meski demikian, Edy mengatakan masih banyak masyarakat yang melanggar protokol kesehatan di sana. Padahal satgas meminta warga mematuhi aturannya.
"Beginilah rakyat kita, wartawan kita (juga) sampaikan, 'hei rakyat nanti kalau kita terkena wabah, tak sempat pakai baju (lebaran)," ujar Edy.
Setelah komentarnya, keesokan harinya Kesawan City ditutup sementara yakni mulai Rabu (5/5/2021) hingga waktu yang belum ditentukan.
Alasan penutupan karena menyambut Lebaran dan adanya penataan ulang di Kesawan City.