"'Bu Iis kelihatannya hasil thorax paru-paru Bu Iis mencurigakan. Paru-paru Bu Iis seperti ada lendir, ini harus swab test ya," ujar Iis Sugianto mengulangi kalimat dokter.
Selang beberapa jam hasilnya ia dinyatakan positif Covid-19 dan harus pindah ke rumah sakit khusus penanganan virus tersebut.
Iis Sugianto mengaku bahagia usai dinyatakan sembuh dari covid-19 yang menyerangnya.
Lewat akun media sosialnnya, pelantun tembang Jangan Sakiti Hatinya itu, Iis bercerita awal mula terpapar Covid-19.
Iis menduga terpapar Covid-19 usai mengisi sebuah acara offair. Dia sempat berpikir bahwa dirinya sakit tifus.
Namun setelah diperiksa, dirinya ternyata dinyatakan positif Covid-19 dan harus menjalani perawatan selama 3 minggu disebuah Rumah Sakit di Jakarta.
Wanita kelahiran Jakarta, 17 November 1961 sempat berpikir negatif dirinya akan meninggal karena sempat masuk ICU.
"Saya awalnya merasakan mual, hilang rasa di lidah, hingga tak berselera makan. Saya bahkan sempat drop dan pasrah dengan kondisi ini dan sempat dirawat selama 3 minggu. Rasanya saat itu sangat menyiksa, sampai saya itu bagaimana melawan rasa biar bisa makan.
Bahkan saya pesan makanan yang enak dan saya sukai, tetapi semua enggak enak, enggak ada yang bisa masuk. Saya takut sekali muntah, karena begitu saya muntah, urat-urat rasanya sakit," ungkap Iis.