"Jangan khawatir, kami berupaya sebaik- baiknya untuk memeriksa dan melakukan check list sebelum menyalurkan bantuan melalui bank penyalur," kara Ida.
Angin segar menghampiri para guru honorer serta guru agama. Pasalnya Menteri Ketenaga Kerjaan Ida Fauzyah memastikan bahwa kedepannya keduanya akan mendapatkan subsidi gaji dari pemerintah pusat.
Namun untuk penyalurannya tidak dilakukan oleh instansi BPJS Ketenagakerjaan, melainkan ditangani langsung olehKementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama.
"Selain para pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta, ada sektor lain yang juga lain yang sangat membutuhkan bantuan subsidi gaji/upah ini. Mereka adalah para guru honorerdan guru agama," ujar Menakersaat konferensi pers virtual, Kamis (1/10/2020).
Sementara untuk jumlah keseluruhan guru honorerdan juga guru agamayang akan mendapatkan subsidi gaji sebanyak 1,6 juta orang.
Akan tetapi Ida belum dapat memastikan berapa jumlah pasti subsidi gaji yang akan didapatkan oleh guru honorer dan guru agama.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah bakal mengeluarkan program baru untuk guru honorer.
Airlangga mengatakan, nantinya pemerintah bakal memberikan bantuan kepada 1,8 juta guru honorer.
Skema bantuan kepada guru honorerakan mirip dengan program subsidi gaji yang ditujukan kepada karyawan dengan upah kurang dari Rp 5 juta.