Fotokita.net -Tahun 2020 tampaknya menjadi masa yang begitu sulit bagi penduduk Bumi. Maklum, sejak awal tahun, warga dunia sudah mendapatkan kesulitan yang disebabkan oleh wabah virus corona.
Belum lagi wabah virus corona selesai lantaran vaksin penangkal zat tak kasat mata itu masih dalam penelitian, warga Bumi kini dihadapkan pada potensi bencana alam yang diakibatkan oleh Matahari.
Para ilmuwan mengatakan, Matahari saat ini tengah memasuki periode ‘lockdown’ yang berpotensi menimbulkan berbagai bencana seperti gempa bumi, cuaca beku dan kelaparan.
Menurut mereka saat ini aktifitas permukaan matahari sedang turun drastis karena berada dalam periode solar minimum (minimum matahari).

Matahari
Akibatnya, sinar matahari mengalami penurunan drastis yang ditandai dengan bintik matahari yang menghilang.
“Solar minimum sedang berlangsung, dan ini parah,” ujar Astronom Dr Tony Phillips dikutip dari The Sun (17/5/2020).
Menurut Philips dari jumlah bintik matahari yang ada, kondisi saat ini termasuk yang terparah dalam satu abad terakhir.
Akibatnya menurut dia, medan magnet matahari menjadi lemah, memungkinkan sinar kosmik ekstra ke tata surya.