Sementara Iban memutuskan kepala untuk 'trofi', masyarakat dan budaya Murut jauh lebih brutal dan kejam.
Seorang pemuda yang gagal mengumpulkan setidaknya dua kepala hanya akan menerima sedikit rasa hormat.
Sebelum menikah, pria harus memenggal setidaknya satu kepala atau akan dikucilkan.
Kadazan-Dusun

Tengkorak
Bagi Kadazan-Dusun, pemenggalan kepala memiliki fungsi spiritual.
Anggota suku ini percaya bahwa tubuh memiliki beberapa roh yang berangkat ke Gunung Kinabalusegera setelah kematian.
Seorang prajurit muda Kadazan-Dusun perlu memenggal kepala saat korban masih hidup untuk melestarikan semangatnya.
Baca Juga: Lihat Foto Persiapan Suku Terasing di Gorontalo yang Akan Ikut Pemilu untuk Pertama Kalinya
Seorang kepala dari mayat yang jiwanya sudah pergi tidak ada artinya dalam pandangan mereka.
Masyarakat mengadakan upacara khusus untuk menenangkan jiwa kepala.
Mereka percaya jika mereka menjaga semangat itu, maka akan melindungi desa mereka dari bencana. (Mufflika Nur Fuaddah/Intisari Online)