Fotokita.net - Malam-malam datangi rumah dinas Wali Kota Solo, ini hasil pertemuan mendadak Ahok dengan Gibran Rakabuming, siap bertarung ke Jakarta?
Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bertemu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Rabu (7/4/2021) malam.
Ahok tiba di rumah dinas Wali Kota Solo sekitar pukul 19.30 WIB. Kedatangan Ahok disambut Gibran. Mereka kemudian masuk ke ruang rapat rumah dinas.
Ahok mengatakan, kedatangannya ke Solo bertemu putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukan membahas politik, melainkan ada kunjungan kerja ke Cepu pada Kamis (8/4/2021).
"Saya lagi mau kunjungan kerja ke Cepu. Karena masih pagi-pagi jalan jadi nginap di Solo. Pas nginap (Solo) saya kontak Pak Wali Kota. Ada waktu tidak untuk mampir," kata Ahok di Loji Gandrung Solo, Rabu.
Ahok mengatakan, kunjungannya ke Loji Gandrung Solo merupakan kali kedua. Kunjungan pertama pada 9 Februari 2012 lalu.
Saat itu, Wali Kota Solo dijabat oleh Jokowi.
"Saya ingat catatannya 9 Februari 2012 ketemu Pak Jokowi. Waktu itu masih wali kota. Jadi ini kedua kali mampir ketemu sama anaknya jadi wali kota," ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka diam-diam mengidolakan sosok Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Menurut dia Komisaris Utama Pertamina sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta itu orangnya tegas.
"Beliau itu termasuk orang yang saya idolakan. Orangnya tegas dan apa-apa cak cek," kata Gibran seusai bertemu Ahok di Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Rabu (7/4/2021) malam.
Dalam pertemuannya dengan Ahok, Gibran mengatakan banyak diberikan masukan. Terutama terkait tentang leadership.
Selain itu, dirinya juga banyak diberi masukan Ahok terutama terkait dengan ruang terbuka hijau agar ditambah.
"Tadi banyak masukan-masukan terutama untuk ruang terbuka hijaunya perlu ditambahin lagi," ungkap dia.
Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda saat lusukan ke wilayah Panularan, Solo
Gibran mengaku sudah lama tidak bertemu dengan Ahok. Terakhir bertemu saat pelantikan ayahnya Presiden Jokowi di Jakarta.
"Sudah lama tidak ketemu. Terakhir ketemu waktu pelantikan Bapak. Habis itu belum pernah ngobrol lagi," kata putra sulung Presiden Jokowi.
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendatangi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di rumah dinas Loji Gandrung, Rabu (7/4/2021) malam.
Tiba sekitar pukul 19.30 WIB, pria yang menjabat Komisaris Utama PT Pertamina itu langsung menyapa Gibran.
Mereka lalu masuk ke ruang rapat rumah dinas Loji Gandrung.
Usai pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu, Ahok menceritakan bahwa dirinya pernah berkunjung ke Loji Gandrung pada tahun 2012.
Mengaku tak bahas politik dan bisnis
Ahok mengaku tidak membahas politik dalam pertemuan itu. Dia pun tidak membicarakan masalah bisnis.
Gibran Rakabuming sidak ke SMA Negeri 1 Solo dan menegur guru yang tidak pakai masker
Sebab, Gibran sendiri sudah menyerahkan bisnisnya untuk dikelola adiknya, Kaesang Pangarep.
"Ngobrol biasalah. Kan Mas Gibran sudah ngomong bisnis sudah kasih Mas Kaesang. Saya ya tidak ngomong bisnis," kata dia.
Saran tambah penghijauan
Ditanya soal masukan untuk Gibran, Ahok menilai suami Selvi Ananda itu sudah bekerja dengan baik sebagai pemimpin Kota Solo.
Namun, mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta Gibran meningkatkan penghijauan.
"Mas Wali sudah sangat baik. Saya lihat sudah ngurusin pendidikan, kesehatan, rumah sakit.
Tinggal soal taman mungkin bisa lebih hijau kota. Pertamina banyak mendukung penghijauan," ungkap Ahok.
Ahok sempat dilarang naik motor
Gibran idolakan Ahok
Sementara itu, Gibran mengaku pertemuannya dengan Ahok hanya untuk makan malam.
Dia menyebutkan, ada beberapa masukan dari Ahok. Gibran pun menyambut baik karena dia menganggap Ahok sebagai idola.
"Beliau itu termasuk orang yang saya idolakan. Orangnya tegas dan apa-apa cak cek," kata Gibran seusai bertemu Ahok di Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Rabu (7/4/2021) malam.
Kepemimpinan dan penghijauan
Dalam pertemuan itu, kata Gibran, mereka banyak membahas mengenai kepemimpinan.
Seperti yang disampaikan Ahok, Gibran juga mendapatkan masukan tentang penghijauan.
"Tadi banyak masukan-masukan, terutama untuk ruang terbuka hijaunya perlu ditambahin lagi," ungkap Gibran.
(*)