Fotokita.net -Sultan Hamengku Buwono IX adalah Raja Kesultanan Yogyakarta yang naik takhta pada 1940 hingga wafatnya pada 1988. Sultan Hamengku Buwono IX merupakan ayah dari Sultan Hamengku Buwono X, sekaligus Gubernur DIY saat ini.
Sultan Hamengku Buwono IX pernah menduduki berbagai jabatan penting pemerintahan, mulai dari sejumlah posisi menteri, wakil perdana menteri, hingga wakil presiden pada periode 1973-1978.
Sikap patriotik Sultan Hamengku Buwono IX perlu dijadikan teladan generasi muda. Kisah kepahlawanannya jangan berhenti sebagai sejarah.
Nilai-nilai yang terdapat dalam kisah tersebut hendaknya diinternalisasi kepada generasi muda demi memunculkan pahlawan-pahlawan baru masa kini.

Presiden Soekarno (tengah) dan Wakil Presiden Mohammad Hatta (kiri) membuka Pekan Olahraga Angkatan Perang di Stadion Ikada Jakarta, September 1952. Hadir di panggung kehormatan Menteri Pertahanan Hamengku Buwono IX (kanan).
Hal tersebut dibahas dalam diskusi publik bertajuk ”Peringatan Amanat 5 September 1945”, di Gedung Punakawan, Eks Balai Kota Yogyakarta, Yogyakarta, Sabtu (7/9/2019). Acara tersebut turut dihadiri dua putri Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yaitu Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu dan GKR Maduretno.
Kanjeng Pangeran Haryo Yudahadiningrat, Wakil Penghageng II Parentah Hageng Keraton Yogyakarta, menyampaikan, sumbangsih Sultan Hamengku Buwono IX sangat besar dalam menjaga kemerdekaan Indonesia.
Tidak hanya memberikan tenaga, tetapi juga materi demi memastikan negara ini bisa tetap berdiri di tengah kesusahannya kala itu.
Baca Juga: Demi Dapat Berkah dari Nyai Roro Kidul, Raja Mataram Lakukan Ritual Kejam Ini...
”Tanpa Yogyakarta, Republik Indonesia tidak akan pernah ada. Itu pengorbanan luar biasa yang dilakukan Sultan Hamengku Buwono IX,” kata Yudahadiningrat, yang menjadi pembicara kunci dalam acara tersebut.