
Indahnya Negeri di Atas Awan Citorek Banten
Sejak mulai dikunjungi wisatawan pada September 2018 lalu, dia mengatakan sudah mulai muncul geliat ekonomi di Gunung Luhur, puncaknya adalah saat ramai wisatawan setelah lebaran Idul Fitri 2019 lalu, dan beberapa minggu belakangan ini.
Jaro Atok mengatakan, keuntungan dirasakan oleh para warga yang membuka usaha di Gunung Luhur. Jika dihitung nilai, kata dia, jumlahnya bisa mencapai jutaan rupiah per hari.
"Sekarang sangat terasa oleh warga, nilainya kalau diperkirakan bisa di atas UMK Kabupaten Lebak dalam satu hari di akhir pekan saat ramai," kata dia. Diketahui Upah Minumum Kabupaten (UMK) Lebak 2019 ini adalah sebesar Rp 2.498.068.

Pesona Negeri di Atas Awan di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (15/9/2019)
Padahal, kata Jaro Atok, sebelumnya warga di desanya rata-rata adalah bermata pencaharian sebagai petani dan gurandil atau penambang emas di lahan sisa peninggalan PT Antam dengan penghasilan tidak menentu.
Geliat ekonomi juga tidak hanya dirasakan oleh warga Citorek saja. Menurut Jaro Atok, warga yang berada di jalur ke Gunung Luhur juga merasakan dampaknya dengan membuka usaha untuk kebutuhan wisatawan.
"Beberapa kepala desa cerita ke saya kalau warganya banyak yang buka usaha tempat istirahat dan warung di sepanjang jalur ke Gunung Luhur, mulai dari Cipanas hingga Citorek, Alhamdulillah banyak berkahnya," cerita dia.

Indahnya pemandangan 'Negeri di Atas Awan' Citorek, Banten