Fotokita.net - Kisah perjuangan Pertamina memasok BBM satu harga datang dari Talaud, Sulawesi Utara.
Harga BBM di Kepulauan yang berbatasan langsung dengan Filipina inibisa mencapaiRp. 25 ribu per liter jika gelombang lauttinggi dan pasokan BBM tersendat.
Sebelum BBM satu harga hadir di Talaud, roda ekonomi warga berjalan terseok-seok.
Hadirnya BBM satu harga membawa geliat perubahan di berbagai sektor. Roda ekonomi lancar dan masyarakat mulai bisa menuai kesejahteraannya.

Foto dirilis Senin (12/8/2019), menunjukkan ABK kapal MT Kencana 5 mempersiapkan peralatan untuk bongkar BBM yang disalurkan ke lembaga penyalur SPBU Kompak Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Meski hadir dengan perjuangan tak mudah, keberadaan BBM Satu Harga di Talaud membawa angin segar untuk perubahan dan menciptakan asa untuk memutar roda ekonomi wilayah tersebut.
Baca Juga: Hutan dan Gunung Ditembus Demi BBM Satu Harga di Kalimantan Utara
Menempuh perjalanan untuk memasok BBM ke Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara harus ditempuh dengan perjalanan laut.

Foto dirilis Senin (12/8/2019), menunjukkan ABK kapal MT Kencana 5 mengoperasikan kapalnya untuk pendistribusian BBM di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Meski hadir dengan perjuangan tak mudah, keberadaan BBM Satu Harga di Talaud membawa angin segar untuk perubahan dan menciptakan asa untuk memutar roda ekonomi wilayah tersebut.
Minya itu dibawadengan kapal tanker dan menempuh waktu 12 hingga 48 jam tergantung kondisi cuaca.
BBM dipasok dari Terminal Bahan Bakar Minyak Bitung, Sulawesi Utara.
Karena pemasokan BBM ditempuh dengan perjalanan laut, kelancaran pemasokan pun sangat tergantung pada cuaca.

Foto dirilis Senin (12/8/2019), menunjukkan ABK kapal MT Kencana 5 bersiap menurunkan jangkar saat kapal bersandar di pelabuhan Beo, Kepulauan Talaud. Meski hadir dengan perjuangan tak mudah, keberadaan BBM Satu Harga di Talaud membawa angin segar untuk perubahan dan menciptakan asa untuk memutar roda ekonomi wilayah tersebut.