Fotokita.net - Sudah 1 Minggu positif Covid-19 usai pulang dari Batam, begini kondisi Ustaz Yusuf Mansur sekarang.
Pandemi virus corona atau Covid-19 masih merebak di Indonesia dan korban virus terus bertambah.
Tak terkecuali Yusuf Mansur menjadi salah satu dari ribuan korban yang terinfeksi virus corona.
Yusuf Mansur dinyatakan positif virus corona setelah menjalani pemeriksaan swab. tes.
Lantas pria yang berprofesi sebagai ustaz itu menjadi sorotan masyarakat.
Ustaz Yusuf Mansur mengumumkan bahwa dirinya positif terinfeksi virus corona (covid-19).
Kabar tersebut disampaikan Yusuf Mansur melalui akun instagram pribadinya @yusufmansurnew pada Kamis (10/12) pagi.
Ustaz Yusuf Mansur tertular covid-19 setelah bepergian bersama seorang bernama Fadhil.
"Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Saya dan Fadhil sementara positif Covid. Bismillaah. Minta didoakan ya, juga buat yang lain," ucap Yusuf dikutip dari akun instagram.
Dalam unggahan foto instagram itu terlilhat dua hasil tes Yusuf yang tertulis positif. Pendiri aplikasi pembayaran Paytren itu menyebut hasil milik dirinya ada di baris kedua.
"Saya yang baris kedua bawah. Makasih atas segala doanya," kata dia.
Yusuf berharap kesehatannya dapat pulih dan ketika melakukan tes swab ulang hasilnya negatif.
"Insyaallah nanti Allah kembalikan lagi imun dan kesehatannya, dan kemudian swab lagi, negatif, aamiin," tuturnya.
Saat ini, ustaz Yusuf Mansur menjalani isolasi mandiri, namun tetap di rumahnya, terpisah bangunan dengan anggota keluarganya yang lain.
Sejumlah tokoh, kerabat hingga pengikut Yusuf Mansur menyampaikan doa agar ustaz diberikan kesembuhan.
Salah satunya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
"Doa terbaik dari kami ustaz tercinta. Semoga segera pulih, sehat walafiat dan beraktifitas lagi," tulis Ridwan Kamil.
Protokol kesehatan jadi ibadah baru
Ustaz Yusuf Mansur belum lama ini mengatakan, protokol kesehatan jadi ibadah baru saat pandemi Covid-19.
Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Ustadz Yusuf Mansur mengatakan, menjalankan protokol kesehatan menjadi ibadah baru di masa pandemi Covid-19, karena dapat menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.
"Memang kita perlu kampanyekan ada ibadah yang sebelumnya tidak pernah ada sebelum pandemi, yaitu ibadah menjaga keselamatan orang lain dengan cara mematuhi protokol kesehatan," katanya dalam talkshow virtual "Sosialisasi Pesantren Daarul Quran: Iman, Aman, Imun" yang diselenggarakan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di Jakarta, Jumat (23/10/2020).
Dengan menjalankan protokol kesehatan itu, Ustaz Yusuf Mansur ,kita sedang beribadah
Ustaz Yusuf Mansur mengatakan menggunakan masker dengan benar itu menjadi ibadah paling tinggi di ajaran Islam maupun agama lainnya di masa pandemi seperti saat ini.
Karena dengan menggunakan masker berarti sedang menjaga keselamatan diri sendiri dan keselamatan orang lain.
Bukankah Islam juga menjadi agama yang mulia karena misinya untuk menyelamatkan orang lain.
Selain itu, ketika seseorang mengikuti aturan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, tidak berkerumun, dan mencuci tangan itu artinya mereka juga sedang beribadah.
"Karena sebelumnya tidak ada, sekarang ada, artinya Allah SWT menambah jenis ibadah kita untuk menutup segala kekotoran, kebusukan, kekurangan, kejahatan dan kemaksiatan kita. Sehingga, mudah-mudahan dengan kita memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, tanpa sadar kita malah dapat banyak amal saleh dan pahala untuk menutup hal buruk tadi," ujar Ustadz Yusuf Mansur.
Ia mengimbau para santri dan masyarakat lainnya untuk selalu menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain di masa pandemi Covid-19, dengan cara patuh menjalankan protokol kesehatan.
"Di sana Islam bisa berperan. Percuma kita lakukan banyak hal, tapi malah mendatangkan bahaya untuk kita sendiri dan orang lain," ucapnya.
Pihak keluarga angkat bicara seputar kondisi Yusuf Mansur.
Indah--asisten Wirda Mansur (anak Yusuf Mansur) mengatakan, saat ini Yusuf Mansur dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Kramat, Jakarta Pusat.
"Sekarang di RSPAD Gatot Subroto setelah Sabtu (12/12/2020) sore dijemput tim medis di rumah," kata Indah saat dihubungi Warta Kota, Minggu (13/12/2020).
Indah mengatakan bahwa selama berada di RSPAD Gatot Subroto, kondisi pria berusia 43 tahun itu membaik.
Namun, dia tidak mengetahui tentang perawatan yang dijalani Yusuf Mansur.
"Saya sih kurang tau ya selain perawatan apa yang beliau lakukan di sana. Cuma memang saya mendapatkan informasi kondisinya sudah membaik," ucapnya.
Indah mengatakan, Yusuf Mansur tak perlu mendapat perawatan intensif terlalu lama di rumah sakit.
"Rencananya sih 19 Desember 2020 sudah boleh pulang. Saya kurang tau juga pas pulang harus isolasi mandiri atau tidak."
"Cuma ketika pulang nanti dia (Yusuf Mansur) sudah bersih dari virus apa pun," ujarnya.
Dia menambahkan, Yusuf Mansur dinyatakan positif Covid-19 pada Senin (7/12/2020) berdasarkan hasil tes swab.
Ustaz Yusuf Mansur
Sebelum dinyatakan positif, Yusuf Mansur pergi ke Batam. Selain itu, dia juga sedang menderita penyakit tyfus.
"Jadi pas pulang ke rumah langsung isolasi mandiri di ruangannya. Karena beliau ada ruangan sendiri di rumah," katanya.
Lebih lanjut, Indah mengatakan, keluarga Yusuf Mansur berusaha tenang ketika kepala keluarganya dinyatakan positif covid-19.
"Alhamdulillahnya anggota keluarga lainnya negatif," ujar Indah.
(*)