Fotokita.net -Pasar Ternak Sungai Sariak, Kabupaten Padangpariaman merupakan salah satu pasar ternak terbesar yang ada di Sumatera Barat.
Pedagang mencoba peruntungan mereka menjual hewan ternak untuk berbagai kebutuhan. Tawar menawar pun dilakukan.
Hampir setiap Rabu, yakni hari pasar di daerah itu, para peternak berdatangan dari penjuru daerah membawa hewan ternak mereka.
:quality(100)/photo/2019/09/28/546483369.jpg)
Foto dirilis Kamis (26/9/2019), memperlihatkan calon pembeli mencontohkan cara bertransaksi pada tradisi 'Marosok' yakni dengan menggenggam satu jari dilanjutkan tiga jari penjual yang artinya Rp 13 juta sebagai tanda harga yang diinginkan di Pasar Ternak, Sungai Sariak, Padangpariaman, Sumatera Bar
Uniknya, negosiasi harga tersebut tidak dilakukan secara terbuka, melainkan dengan diam menggunakan bahasa isyarat tangan di balik sehelai kain sarung yang biasanya selalu ada di pundak mereka.
Tradisi turun-temurun di Minangkabau itulah yang disebut "Marosok", yang artinya meraba.
Foto dirilis Kamis (26/9/2019), memperlihatkan penjual dan pembeli melakukan tradisi 'Marosok' saat bertransaksi di Pasar Ternak, Sungai Sariak, Padangpariaman, Sumatera Barat. Ada tradisi turun-temurun di Minangkabau yang disebut Marosok, di mana penjual dan pembeli saling meraba menggunakan jari m
Penjual dan pembeli saling meraba menggunakan jari mereka di balik kain sarung, baju, handuk atau bahkan topi untuk menjaga kerahasiaan. Setiap jari yang disodorkan, melambangkan harga tertentu.
Mereka berjabat tangan tanpa menyebut harga. Negosiasi semacam ini dilakukan agar harga tidak diketahui pembeli dan penjual lainnya, sehingga tidak akan terjadi perselisihan di antara mereka.
Foto dirilis Kamis (26/9/2019), memperlihatkan penjual hewan ternak menunjukan bahasa isyarat tangan yang artinya Rp15 juta dalam tradisi 'Marosok' di Pasar Ternak, Sungai Sariak, Padangpariaman, Sumatera Barat. Ada tradisi turun-temurun di Minangkabau yang disebut Marosok, di mana penjual dan pembe
Jika harga belum cocok, tangan tetap saling menggenggam sambil menawar harga yang bisa disepakati.
Saat transaksi berhasil, tangan mereka saling melepaskan. Uang dibayarkan dan pembeli pun membawa hewan ternak yang sudah dibelinya pulang ke daerahnya masing-masing. (Foto dan teks: Antara Foto/Iggoy el Fitra via Kompas.com)
Foto dirilis Kamis (26/9/2019), memperlihatkan penjual dan pembeli belum menemui kesepakatan harga saat melakukan tradisi 'Marosok' di Pasar Ternak, Sungai Sariak, Padangpariaman, Sumatera Barat. Ada tradisi turun-temurun di Minangkabau yang disebut Marosok, di mana penjual dan pembeli saling meraba
Foto dirilis Kamis (26/9/2019), memperlihatkan pedagang berdiri di antara hewan ternak di Pasar Ternak, Sungai Sariak, Padangpariaman, Sumatera Barat. Ada tradisi turun-temurun di Minangkabau yang disebut Marosok, di mana penjual dan pembeli saling meraba menggunakan jari mereka di balik kain sarung
Foto dirilis Kamis (26/9/2019), memperlihatkan pedagang membawa hewan ternak mereka di Pasar Ternak, Sungai Sariak, Padangpariaman, Sumatera Barat. Ada tradisi turun-temurun di Minangkabau yang disebut Marosok, di mana penjual dan pembeli saling meraba menggunakan jari mereka di balik kain sarung, b
Foto dirilis Kamis (26/9/2019), memperlihatkan pedagang dan pembeli bertransaksi usai sepakat dalam tradisi 'Marosok' di Pasar Ternak, Sungai Sariak, Padangpariaman, Sumatera Barat. Ada tradisi turun-temurun di Minangkabau yang disebut Marosok, di mana penjual dan pembeli saling meraba menggunakan j
Foto dirilis Kamis (26/9/2019), memperlihatkan calon pembeli mengamati hewan ternak yang akan dibelinya di Pasar Ternak, Sungai Sariak, Padangpariaman, Sumatera Barat. Ada tradisi turun-temurun di Minangkabau yang disebut Marosok, di mana penjual dan pembeli saling meraba menggunakan jari mereka di