Fotokita.net - Pantas Anang Hermansyah panik setengah mati, ternyata Ashanty ngaku pisah ranjang dengan ayah Aurel sebelum tertular Covid-19.
Penyanyi Ashanty menceritakan pengalaman terkena Covid-19.
Selama berkutat dengan Covid-19, Ashanty mengaku stres karena di saat bersamaan Aurel tengah mempersiapkan pernikahannya dengan Atta Halilintar.
Stres Ashanty bertambah karena ia juga harus memikirkan penyakit bawaan yang diidapnya, autoimun.
Kondisi stres pikiran ini justru semakin memperburuk karena penderita Covid-19 diwajibkan memiliki imunitas tinggi dan tak banyak pikiran.
Kini kondisi Ashanty sudah mulai membaik dan diizinkan oleh dokter untuk pulang.
Sejak terkena Covid-19 pada 15 Februari lalu, kondisi Ashanty sempat menurun sehingga dilarikan ke rumah sakit.
Sang suami, Anang Hermansyah membagikan cerita kepanikannya. Bahkan Anang menyebut Ashanty sempat kritis.
Panik bawa Ashanty yang sesak ke rumah sakit
Pada hari keempat setelah dinyatakan positif, Ashanty merasakan sesak napas.
"Sebetulnya yang waktu Ashanty aku bawa ke rumah sakit, hari keempat itu, aku terus terang panik," kata Anang, dikutip dari kanal YouTube Ari Lasso TV, Jumat (5/3/2021).
Melalui telepon Anang sudah menanyakan kondisinya dan berusaha mengajaknya ke rumah sakit.
Namun Ashanty merasa ia masih kuat menghadapinya. Sampai di sore hari Ashanty mengabarkan ia merasa sesaknya semakin parah.
Ashanty juga baru bilang ke Anang bahwa hasil D-dimer (indikator penggumpalan darah) miliknya buruk.
"What? Berangkat langsung bawa ke rumah sakit," ucap Anang setelah memahami risiko D-dimer.
Setelah mencari-cari rumah sakit yang biss menampung, akhirnya Ashanty dibawa ke RS Mayapada.
Ashanty sempat kritis
Anang berujar istrinya sempat kritis. "Memang Ashanty sempat mengalami kritis," ungkap Anang.
Dari penjelasan dokter yang ia dapat, Anag menuturkan jika D-dimer buruk maka berisiko pada keselamatan seseorang.
Anang berusaha tetap tenang
Usaha Anang untuk tetap tenang juga terlihat dari interaksinya dengan rekan sesama artis.
Seperti yang diungkap oleh penyanyi Ari Lasso bahwa Anang masih bisa bercanda di grup percakapan.
Padahal kala itu, selain Ashanty, tiga anaknya yakni Aurel, Azriel, Arsy juga positif Covid-19.
Anang mengaku ia memang selalu mencoba menghadapi masalah dari sisi baik.
"Aku orangnya positive thinking, tahu sendiri aku tetap mau bercanda, senyum, memang itu diriku," kata Anang.
Azriel Hermansyah menangis kenang momen bersama Ashanty.
"Setiap aku punya problem, aku langsung ambil sisi positifnya. Karena kalau ambil sisi negatif pasti down, itu tambah kacau," imbuhnya.
Anang membeberkan dalam menghadapi situasi ini tidak boleh panik dan harus memberi dukungan.
Sebab, menurutnya, mereka yang dinyatakan positif Covid-19 pasti kepikiran hal terburuk.
"Kedua, solutif, wajib. Cari keputusan, solusi. 'Harus begini, harus begini ya'," jelas Anang. Penyanyi asal Jawa Timur itu juga berusaha menutupi rasa cemasnya agar keluarganya tetap yakin.
"Kalau kita menghadapi sesuatu dengan positif, insya Allah positifnya nular," pungkas Anang.
Kini Ashanty telah bisa kembali isolasi mandiri di rumah dan ketiga anaknya sudah dinyatakan negatif.
Sementara itu, Ashanty juga membagikan pengalamannya berjuang saat awal tertular virus Covid-19.
Ashanty berujar, dia sampai kesulitan untuk bernapas ketika itu.
Hingga akhirnya, pihak keluarga memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit.
Selama dalam perjalanan, istri Anang Hermansyah ini mengakui sudah tak kuat menahan rasa sakit tersebut.
“Aku waktu itu pulang, tapi saat aku pulang aku kejang sampai kasurnya goyang berjam-jam, dan saat itu aku enggak tahu harus minum obat apa, akhirnya panas tinggi,” ucap Ashanty dikutip dalam YouTube The Hermansyah A6, Jumat (5/3/2021).
“Nah, besoknya aku sesak napas sampai bunyi, terus dibawa ke rumah sakit. Aku sudah mau nyerah, badanku linu semua dipegang sedikit sakit.
Napasku orang bilang udah sakaratul maut karena aku pernah lihat sudah napas-napas terakhir,” tambah Ashanty.
Kendati begitu, Ashanty pada saat itu hanya bisa berdoa.
“Sesesak-sesaknya, aku cuma bisa doa dalam hati, Indri juga hanya istighfar,” ujar Ashanty.
Sesampainya di rumah sakit, rupanya terjadi pengentalan darah hingga beberapa organ Ashanty kurang berfungsi dengan baik. Dari sinilah Ashanty langsung menjalani perawatan.
“Sampai di rumah sakit dicek, rasi oksigennya 92, turun terus juga dicek darah, pengentalan darah hampir seribu,” tutur Ashanty.
“Fungsi hatiku enggak bagus dan liverku enggak bagus dan memutuskan dirawat di rumah sakit.
Dokter bilang, kalau sedikit lewat aja enggak secepatnya ke rumah sakit enggak tahu deh apa yang terjadi,” ucap Ashanty melanjutkan.
Kendati demikian, saat ini kondisi Ashanty mulai membaik. Ia pun sudah diperbolehkan pulang ke rumah.
Ashanty saat ini masih terus bertarung melawan virus corona di dalam tubuhnya. Meski sudah diizinkan pulang dari rumah sakit, istri Anang Hermansyah ini masih harus menjalani isolasi mandiri agar bisa sembuh dari Covid-19.
Dalam video di The Hermansyah A6, Ashanty sempat membagikan pengalamannya selama dirawat di rumah sakit.
Hikmah di balik musibah
Ashanty masih memetik hikmah di balik musibah ketika sebagian besar anggota keluarganya dinyatakan positif Covid-19.
Ashanty merasa bersyukur karena Anang sama sekali tak tertular virus corona gara-gara tak tidur bersamanya karena sedang bertengkar.
"Mas Anang cekcok sama aku perihal gara-gara postingan lagunya Aurel 'Cinta seperti Aku'. Dia lagi bete banget sama aku. Tapi bagus, ada hikmahnya," kata Ashanty.
Berkat pisah ranjang itu, Anang tak terkena virus corona seperti dirinya.
Hampir menyerah
Gara-gara mengidap autoimun, kondisi Ashanty sempat menurun saat dinyatakan positif Covid-19.
Ia bahkan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.
Sebelum dinyatakan positif Covid-19, ibu empat anak ini mengalami kejang dan demam tinggi.
"Nah, besoknya aku sesak napas sampai bunyi, terus dibawa ke rumah sakit. Aku sudah mau nyerah, badanku linu semua, dipegang sakit.
Napasku orang bilang sudah sakaratul maut karena aku pernah lihat sudah napas-napas terakhir," katanya.
Beruntung Ashanty segera dilarikan ke rumah sakit sehingga ia mendapat penanganan medis yang tepat.
(Kompas.com)