Fotokita.net - Kepada wartawan, Nadiem Makarim lebih banyak bercerita topik yang dibahas bersama Presiden Joko Widodo sebelumnya.
Tanpa menyebut bakal posisi yang ditawarkan, Nadiem beberapa kali menyinggung perihal peningkatan SDM dan investasi.
Sebelumnya, rumor yang beredar menyebut Nadiem Makarim akan menjabat Menteri Digital dan Ekonomi Kreatif, kementerian dengan nomenklatur baru. Ada pula yang menyebut Nadiem akan menduduki posisi di Kementerian Pendidikan.
Pendiri startup Go-Jek, Nadiem Makarim digadang akan masuk dalam jajaran kabinet kerja jilid 2. Nadiem pun membenarkan kabar itu saat keluar dari Istana Negara, lengkap dengan kemeja putih pada Senin (21/10/2019).
"Saya mendapat kehormatan yang luar biasa untuk bisa bergabung ke kabinetnya Pak Presiden," ujarnya kepada awak media di Istana Negara. Kendati demikian, Nadiem masih enggan membeberkan bakal posisinya di eksekutif.
Ia mengatakan, posisi spesifik baru akan diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo. "Saya bersedia, saya menerima," jawabnya ketika ditanya tentang tawaran jabatan menteri.

:quality(100)/photo/2019/10/21/3444501319.jpg)
Nadiem Makarim datang ke Istana
Nadiem Makarim mendirikan Go-Jek pada tahun 2011. Perusahaan startup yang sekarang didirikannya meraih kesuksesan besar sebagai perusahaan pelopor ojek online di Indonesia.
Hal ini tentu saja tidak diraih dengan mudah.
Kemacetan ibu kota dan hobinya naik ojek menjadikannya sebuah peluang yang menggiurkan dalam sebuah bisnis startup.
Lalu, hal apa saja yang bisa kita petik dari semangat Nadiem dalam membesarkan bisnis Go-Jeknya?
Nadiem Makarim
Inilah beberapa hal yang dilakukan Nadiem untuk mencapai kesuksesan besar yang mampu kita tiru dalam bisnis maupun karir kita:
1. Pandailah melihat peluang dari lingkungan sekitar
Nadiem Makarim tergolong pebisnis yang meraih kesuksesan dalam waktu yang relatif singkat.
Ilustrasi driver Gojek
Hal ini dikarenakan ia berhasil memanfaatkan peluang dari permasalahan kemacetan yang terjadi di ibukota.
Selain itu Nadiem juga menawarkan solusi bagi permasalahan yang kerap dihadapi para tukang ojek yang kesulitan mencari penumpang.
2. Mulailah dari hal yang kecil
Tidak ada jalan pintas untuk langsung menjadi besar dalam menajalani bisnis atau karir dalam kehidupan.
Ada tahapan yang harus dilalui untuk meraih kesuksesan besar.
Nadiem memulai Go-Jek dengan hanya 20 karyawan dan driver.
CEO Go-Jek Nadiem Makarim mengungkapkan upaya ekspansi Gojek
Awalnya, order hanya dilakukan secara manual dengan menelpon saat memesan ojek.
Go-Jek dapat terus bertahan dan menjadi awal untuk menarik investor dalam perusahaannya sampai sebesar sekarang ini.
3. Jangan takut mengambil resiko
Kesuksesan juga tak akan pernah diraih kalau kita tidak berani mengambil resiko.
Go-Jek berani mengambil resiko besar dalam mengembangkan bisnisnya dengan memperkenalkan Go-Food, Go-Clean, Go-Send dan lainnya.
Keren! Gojek Dukung Perfilman Indonesia Lewat GoPlay.
Meski Nadiem telah tahu bahwa 1 dari 10 startup berakhir dengan kegagalan, Nadiem menjadikan Go-Jek sebagai pekerjaan utamanya.
Nah, dari kiat-kiat sukses Nadiem Makarim tersebut bisa kita terapkan pada karir kita. (Tatik Aryani/Intisari Online)