Fotokita.net -Berikut contoh-contoh gerakan lokomotor, non lokomotor dan manipulatif dalam permainan rounders.
Gerakan lokomotor, yaitu gerakan yang menyebabkan tubuh berpindah tempat. Gerakan tersebut merentang dari gerakan yang sifatnya sangat alamiah dan mendasar.
Seperti merangkak, berjalan, berlari, dan melompat hingga ke gerakan berupa keterampilan khusus seperti meroda dan guling depan.
Gerakan lokomotor merupakan gerakan yang banyak dilakukan ketika melaksanakan kegiatan olah raga.
Baca Juga: Inilah Contoh-contoh Gerakan Lokomotor, Non Lokomotor dan Manipulatif dalam Permainan Bulu Tangkis
Gerakan non lokomotor, yaitu gerakan yang tidak menyebabkan tubuh berpindah tempat.
Dalam permainan rounders terdapat banyak gerakan yang merupakan gerak lokomotor.
Rounders merupakan jenis permainan bola kecil yang dimainkan oleh dua kelompok.
Baca Juga: Begini Contoh-contoh Gerakan Lokomotor, Non Lokomotor dan Manipulatif dalam Olahraga Bola Basket
Setiap kelompok bertujuan mencetak angka dengan memukul bola dan berlari dari base pertama sampai base terakhir dalam tujuh babak/inning.
Permainan rounders membutuhkan koordinasi, reaksi cepat, serta penguasaan teknik melempar dan menangkap bola.
Baca Juga: Contoh-contoh Gerakan Lokomotor dan Non Lokomotor serta Manipulatif dalam Olahraga Sepak Bola
Rounders termasuk kategori olahraga softball. Pertandingan rounders dilaksanakan pertama kali di Indonesia pada tahun 1967 antara tim Jawa Barat dan DKI Jakarta.
Bersamaan dengan pertandingan tersebut, dibentuklah induk olahraga softball seluruh Indonesia, ialah Persatuan Basebal dan Softball Amatir Indonesia (Perbasasi).
Pada tahun 1969, rounders pertama kali dipertandingkan secara resmi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) IX.
Baca Juga: Arti dan Makna 5 Simbol dari Lambang Pancasila Sebagai Dasar Negara
Rounders adalah olahraga permainan yang memiliki peraturan hampir sama dengan permainan kasti.
Rounders memiliki teknik permainan yang sama dengan kasti, yaitu melempar, menangkap, dan memukul ditambah dengan keterampilan mengetik dan menghindari sentuhan bola.
Perbedaan Rounders dan Kasti adalah pada bentuk lapangannya.
Untuk menjadi pemain rounders yang baik, harus menguasai teknik melempar, menangkap, dan memukul yang benar.
Baca Juga: Contoh-contoh Gerakan Lokomotor dan Non Lokomotor serta Manipulatif dalam Permainan Bola Voli
Selain itu, masih ditunjang dengan ketangkasan, kecepatan, dan kekuatan. Rounders termasuk olahraga permainan yang memakai bola kecil. Rounders dimainkan oleh dua regu.
Untuk setiap regunya berjumlah 12 pemain. Bentuk lapangan rounders adalah segilima sama sisi, setiap sisi panjangnya 15 meter.
Secara umum, permainan rounders hampir sama dengan kasti.
Baca Juga: Contoh-contoh Gerak Lokomotor dan Non Lokomotor serta Manipulatif dalam Permainan Kasti
Ada beragam gerak lokomotor dalam olahraga rounders
Gerak Dasar Permainan Rounders
Gerak dasar permainan rounders tidak jauh berbeda dengan gerak dasar permainan kasti.
1. Melempar Bola
Melempar bola merupakan gerak manipulatif. Gerak dasar melempar bola dalam permainan rounders sebagai berikut.
Baca Juga: Contoh-contoh Gerak Lokomotor dan Non Lokomotor serta Manipulatif dalam Olahraga Bulu Tangkis
1) Melempar Bola Atas dengan Menarik Lengan
Posisi awal berdiri dengan sikap melangkah. Tarik tangan yang dipakai untuk melempar ke belakang.
Lemparkan bola ke depan dengan mengayunkan tangan melewati kepala. Setelah bola lepas dari tangan, langkahkan kaki belakang ke depan.
2) Melempar Bola Bawah dengan Meluruskan Lengan
Posisi awal, bangun dengan perilaku melangkah. Pandangan ke arah sasaran. Letakkan tangan yang memegang bola sejajar lutut. Lemparkan bola ke depan dari samping badan.
Baca Juga: Inilah Jawaban Soal Bentuk Tabel 5 Gerak Dasar Lokomotor dan 5 Gerak Dasar Non Lokomotor
Ilustrasi gerakan non lokomotor dalam olahraga rounders
2. Kombinasi Menangkap Bola
Gerakan menangkap bola mengombinasikan gerak nonlokomotor dan manipulatif.
1) Kombinasi Menjulurkan Lengan dan Menangkap Bola Atas
Gerakan menjulurkan tangan merupakan gerakan nonlokomotor, sedangkan menangkap bola merupakan gerakan manipulatif.
Langkah awal, bangkit dengan kaki dibuka selebar pundak. Arahkan pandangan dan kedua lenganke arah datangnya bola.
Tangkap bola dengan sarung tangan, kemudian tarik tangan mendekat ke badan untuk menguasai bola.
Baca Juga: Contoh-contoh Gerak Lokomotor dan Non Lokomotor serta Manipulatif dalam Permainan Bola Basket
2) Kombinasi Berjongkok dan Menangkap Bola Menyusur
Gerakan menekuk lutut merupakan gerakan nonlokomotor, sedangkan menangkap bola menyusur merupakan gerak manipulatif.
Langkah awal, bangkit dengan kaki dibuka selebar bahu. Tekuk kedua lutut dan pandangan ke arah datangnya bola. Tangkap bola yang menggelinding dengan sarung tangan. Saat bola masuk ke sarung tangan, tutup dengan tangan satunya.
Baca Juga: Inilah Contoh-contoh Hewan Vertebrata dan Invertebrata dengan Cara Gerak yang Berbeda-beda
3. Memukul Bola
Bagaimana kombinasi gerak nonlokomotor dan manipulatif dalam memukul bola pada permainan rounders? Peragakan gerakan berikut.
Pegang pangkal tongkat pemukul dengan salah satu tangan.
Kedua kaki dibuka selebar badan dan bangkit menyamping.
Letakkan pemukul di atas bahu sebelah kanan/kiri dengan menekuk kedua siku tangan.
Pandangan ke arah pelambung bola (pitcher) dan arah datangnya bola.
Ayunkan pemukul dengan meluruskan kedua tangan.
Mengombinasikan Gerak Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Rounders
Gerak dasar pada permainan rounders terdiri atas gerakan melempar bola, menangkap bola, dan memukul bola.
Dalam permainan rounders, gerakan tersebut dikombinasikan dengan berlari menuju tempat hinggap (base).
Kombinasi gerak nonlokomotor dan manipulatif mampu ditunjukkandalam gerakan, melempar, menangkap, serta memukul bola rounders.
Kombinasi gerak dasar permainan rounders mampu dilakukan secara berkelompok atau berpasangan.
Satu orang berperan sebagai pitcher yang bertugas melempar bola. Satu orang lagi bertugas memukul bola melalui lemparan bola dari pitcher.
Satu orang lainnya menangkap bola hasil pukulan, kemudian melempar bola ke temannya yang lain. Ikutilah langkah-langkah berikut.
Bentuklah tim terdiri atas dua kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 5–6 orang.
Tentukan kelompok pemukul dan kelompok penjaga.
Setiap anggota kelompok pemukul melakukan pukulan bola secara berurutan. Setiap pemukul menerima kesempatan melakukan 3 kali pukulan.
Satu orang dari kelompok penjaga berperan sebagai pitcher. Pitcher melakukan lemparan bola ke arah pemukul. Tinggi bola yang dilempar antara tinggi lutut dan pundak pemukul.
Setelah memukul bola, pemukul harus berlari menuju daerah hinggap (base) secara berurutan.
Kelompok penjaga mengatur gugusan di setiap base dan berusaha menangkap bola.
Lakukan kegiatan hingga semua pemukul menerima kesempatan melaksanakan pukulan dan berlari.
Lakukan pergantian antara pemukul dan penjaga (bertukar posisi) jikalau seluruh pemukul sudah mendapatkan giliran melaksanakan pukulan. (*)