Fotokita.net -Sebuah foto yang menunjukkan pengumuman UGD RSUP Fatmawati tutup karena banyak petugas terkena Covid-19 jadi omongan netizen, begini kondisi sebenarnya.
Sebanyak 35 karyawan RSUP Fatmawati diketahui terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19.
Hal itu diketahui setelah pihak RSUP Fatmawati melakukan rapid test dan swab test massal terhadap karyawan RSUP Fatmawati.
"Sejak 18 Maret 2020 sampai 7 Agustus 2020 telah dilakukan rapid test terhadap 1.118 karyawan dan swab kepada 189 karyawan," kata Direktur Utama RSUP Fatmawati Mochammad Syafak Hanung dalam keterangan tertulis, Jumat (14/8/2020) siang.
Baca Juga: Heboh, Raffi Ahmad Pamer Foto RANS di Bodi Pesawat, Dirut Garuda Indonesia Buru-buru Beri Penjelasan
Syafak menyebutkan, RSUP Fatmawati memiliki fasilitas yang lengkap dan memadai, sumber daya manusia yang cukup, dan memenuhi persyaratan untuk melakukan pelayanan Covid-19.
Adapun fasilitas yang dimiliki adalah ruangan isolasi tekanan rendah negatif, ruangan isolasi dengan tekanan udara normal, ruangan operasi khusus Covid-19, ruangan hemodialisis khusus Covid-19, dan ruangan NICU khusus Covid-19.
Pihak RSUP Fatmawati dalam hal ini Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (KPPI) telah melakukan pelacakan kontak (contact tracing) terkait penyebab terpaparnya karyawan.
Syafak mengatakan, RSUP Fatmawati selalu melakukan screening, baik kepada pengunjung maupun karyawan.
Manajemen RSUP Fatmawati memastikan bahwa pelayanan rumah sakit tetap berjalan meskipun ada 35 karyawannya terkonfirmasi positif Covid-19.

:quality(100)/photo/2020/05/07/1855728627.jpg)
Direktur Utama RSUP Fatmawati, dr. President Director Jayaboard Andi Chandra didampingi Indra Budiman saat memberikan bantuan hasil kolaborasi Jayaboard, arsitek, dan masyarakat kepada Mochammad Syafak Hanung, Sp.A, MPH dan Kepala Bidang Pelayanan Penunjang Medis RSUD Pasar Rebo, dr. Desma Eri, MARS
Pihak RSUP Fatmawati telah menerapkan protokol kesehatan agar tak terjadi penularan Covid-19 di kawasan rumah sakit.
"Sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, tentunya kami manajemen telah membuat kebijakan-kebijakan internal dengan merujuk pada pedoman/panduan/prosedur sesuai dengan protokol kesehatan agar tidak ada penularan/transmisi bagi pasien, pengunjung, dan karyawan rumah sakit," kata Syafak.
Beredar sebuah foto di media sosial Instagram yang berisi informasi bahwa Rumah Sakit UmumPusat(RSUP) Fatmawati saat ini tak menerima pasien.
Hal itu dikarenakan petugas Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Fatmawati banyak yang terpapar Covid-19.
Foto yang berisi informasi hoaks layanan IGD RSUP Fatmawati ditutup.
Oleh karena itu, pelayanan RSUP Fatmawati ditutup. Informasi tersebut diunggah ulang di platform media sosial lain dengan narasi tambahan.
“Ya Allah, di saat banyak Nakes (tenaga kesehatan) yang berguguran tapi sebagian orang masih cuek, kumpul-kumpul, jalan-jalan tanpa protok...,” demikian yang tertulis dalam foto itu.
Kepala Instalasi Promosi Kesehatan dan Humas RSUP Fatmawati, Atom Kadam, menegaskan bahwa informasi itu tak benar.
Pelayanan RSUP Fatmawati masih berjalan hingga saat ini.
“Bahwa RSUP Fatmawati tetap memberikan pelayanan kepada pasien-pasien rawat jalan, pelayanan kegawatdaruratan, dan pelayanan penunjang,” ujar Atom saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2020) siang.
(Kompas.com/Wahyu Adityo Projo)