Fotokita.net- Suku Dayak yang tinggal di Pulau Kalimantan punya tradisi tradisi unik yang diwariskan dari generasi ke generasi. Salah satunya, tato.
Seni tato pada suku Dayak dinamakan “tedak”, sementara seni membuat tato sendiri dinamakan “nedak”.
Secara luas tato ditemukan di seluruh masyarakat Dayak.
Dilansirdari lamanui.ac.idmengutip penelitian Restituta Driyanti yang berjudul "Makna Simbolik bagi manusia Dayak dalam Kajian Hermeneutika Paul Ricoeur", bagi Suku Dayak, tato adalah wujud penghormatan kepada leluhur.
Hal tersebut terlihat dari keberadaan leluhur yang direpresentasikan lewat gambar atau simbol tertentu yang diyakini dapat menjadi sarana untuk mengungkapkan kehadiran mereka di dalam alam.

:quality(100)/photo/2019/04/29/375706022.jpg)
Pria Suku Dayak Memiliki Tato 'British Airways' di Dada
Bagi manusia Dayak, alam terbagi menjadi tiga yaitu Dunia Atas, Dunia Tengah, dan Dunia Bawah.
Simbol yang mewakili Dunia Atas terlihat pada motif tato Burung Enggang, Bulan, dan Matahari.
Dunia Tengah yang merupakan tempat hidup manusia disimbolkan dengan Pohon Kehidupan.
Sedangkan Ular Naga adalah motif yang memperlihatkan Dunia Bawah.
Baca Juga: 5 Bukti Visual Ritual Aneh dalam Peradaban Suku Maya yang Bikin Kita Bergidik Ngeri
Keberadaan tato ditubuh mereka berikut simbol dunia mewakilinya inilah yang kemudian mempermudah perjalanan mereka menuju alam kematian kelak.
Akan tetapi, bukan berarti setiap manusia Dayak bisa memilih sesuka hati tato yang akan dirajah ditubuhnya.
Penggunaan motif tato pada manusia Dayak tidak bisa dilakukan secara sembarangan.
Penggunaan motif-motif pada tato haruslah disesuaikan dengan keberadaan manusia yang akan ditato karena motif tato Dayak merepresentasikan kelas sosial suatu masyarakat.
Gambar tato antara orang biasa berbeda dengan orang-orang penting seperti para Temenggung, para Baliatn, para Demang, dan para Panglima perang.
Kendati demikian, dilansir dari akun Instagram @natgeoindonesia yang dipublikasikan pada Sabtu (28/4/2019), belakangan ini, motif tato Suku Dayak yang awalnya berakar pada budaya sekitar sekarang mulai meluntur seiring zaman yang berkembang.
Hal tersebut diketahui dari potret seorang pria asal Suku Dayak tengah bertelanjang dada dengan menampilkan tato bermotif pesawat British Airways.
Baca Juga: Bukti Visual Suku-suku Kalimantan Berburu Kepala Manusia yang Bikin Ketakutan Penjajah Eropa
Pria suku Dayak
Baca Juga: Foto-foto Kehidupan Primitif Suku di Hutan Amazon Bikin Kita Melongo
Dikabarkan oleh akun Instagram @natgeoindonesia bahwa pria tersebut pernah menumpang pesawat dari maskapai British Airways.
Motif tato tersebut bisa dijadikan salah satu bukti jika pergeseran makna serta pergeseran nilai budaya yang ada di tengah masyarakat Dayak memang benar adanya.