Fotokita.net -Di tengah kasus positif Covid-19 yang kembali melonjak, para ahli malah membawa kabar buruk. Masyarakat Indonesia harus bersiap menghadapi bencana alam yang akan melanda sejumlah wilayah.
Bencana itu berupa puting beliung yang menghantam daerah Tulang Bawang, Lampung.Bahkan, bencana tersebut rusakkan ratusan rumah warga hingga menelan korban jiwa.
Bencana itu terjadi pada Rabu (20/5/2020) sore waktu setempat.
Melansir dari Kompas.com, angin puting beliung ini dikabarkan menghantam dua wilayah di Tulang Bawang.
Baca Juga: Viral Suara Dentuman Misterius Hebohkan Warga Bandung dan Sekitarnya, Begini Penjelasan Ahli
Setidaknya ada 66 rumah warga rusak parah, dan satu orang meninggal dunia akibat tertimpa pohon.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulang Bawang, Kanedi menyampaikan angin puting beliung menghantam tiga tempat di Kecamatan Banjar Agung, yakni Kampung Dwi Tunggal Jaya, Kampung Tri Tunggal Jaya, dan Kampung Tri Mulya Jaya.
“Sejauh ini tiga kampung itu yang terkena dampak paling berat,” kata Kanedi saat dihubungi, Rabu (20/5/2020) malam.
Karena peristiwa alam ini, banyak pohon tumbang dan sejumlah tiang listrik roboh menyebabkan aliran listrik mati total.
Tak hanya itu, jaringan internet dan telepon juga terdampak oleh bencana ini.
Selain tiga daerah tadi, Kapolres Tulang Bawang, AKBP Andy Siswantoro menyebut ada wilayah lain yang juga diserang puting beliung.
Yakni satu kampung di Kecamatan Banjar Margo, Kampung Purwa Jaya.

:quality(100)/photo/2020/05/21/3390998563.png)
Angin puting beliung baru saja menghantam wilayah Lampung
Korban meninggal yaitu Kasiem (38) warga Kampung Tri Mulya Jaya, Kecamatan Banjar Agung. Korban tewas setelah tertimpa pohon yang tumbang akibat empasan angin kencang.
Adapun rincian kerusakan rumah yaitu, Kampung Tri Tunggal Jaya, rumah rusak berat (35 unit), rusak ringan (123 unit), luka berat (1 orang) dan 1 orang luka ringan.
Kemudian Kampung Dwi Tunggal Jaya, rumah rusak berat (19 unit), rusak ringan (34 unit), satu orang luka berat dan satu hewan ternak tewas.
Entah sebuah kebetulan atau bukan, paranormal Mbak You sempat mengunggah terawangan di akun Instagram miliknya Rabu (20/5/2020) siang.
Motor matic tertimpa atas usai angin puting beliung melanda Tulang Bawang, Lampung.
Ia terlihat mengunggah gambar hujan deras disertai petir yang menyambar.
Bahkan, angin kencang juga digambarkan dalam unggahan itu.
Mbak You pun menuliskan peringatannya pada masyarakat untuk hati-hati terhadap hujan hingga angin kencang.
"Hujan angin, petir, waspada angin dan airnya...semoga cepet reda. Jagalah kami ya allah.," tulis Mbak You.
Baca Juga: Sesumbar Mampu Sembuhkan Corona, Seorang Pemuka Agama Meninggal Lantaran Lakukan Tindakan Sepele Ini
Mbak You beri peringatan soal hal buruk yang bisa terjadi di Indonesia
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya bibit siklon tropis "98S" di sekitar wilayah Indonesia.
Siklon tropis ini berdampak terhadap cucaca ekstrem. BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta memantau pertumbuhan bibit siklon tropis dengan kode "98S" ini berada di Samudera Hindia sebelah Barat Daya Bengkulu.
Berdasarkan analisis pada pukul 07.00 WIB tanggal 21 Mei 2020, bibit siklon tersebut berada di titik koordinat 6.8 LS dan 93.0 BT.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Drs Herizal MSi menyebutkan lokasi tepatnya berada di sekitar 1.072 kilometer barat daya Bengkulu.
Saat ini bibit "98S" memiliki tekanan udara minimum di pusatnya sebesar 1000 hPa dengan kecepatan angin maksimum berkisar antara 25 hingga 30 knot.
"Bibit siklon tropis "98S" diprakirakan berpotensi menjadi siklon dalam 6 hingga 12 jam ke depan dengan pergerakan ke arah Tenggara-Selatan menjauhi wilayah Indonesia," kata Herizal dalam keterangan tertulisnya.
Seorang warga berlari menyelamatkan diri melihat atap terbang akibat angin puting beliung di Tulang Bawang, Lampung.
Herizal mengatakan bahwa keberadaan bibit siklon tropis "98S" ini mengakibatkan pertumbuhan awan hujan di sekitarnya, yaitu sebagai berikut.
1. Bengkulu
2. Sumatera Selatan
3. Lampung
4. Banten
5. DKI Jakarta
6. Jawa Barat
"Masyarakat dihimbau waspada karena diprakirakan daerah-daerah tersebut berpotensi terkena dampak berupa hujan lebat dan angin kencang di sebagian wilayahnya," kata dia.
Tidak hanya itu, bibit siklon tropis "98S" ini juga dapat mengakibatkan potensi gelombang laut denga ketinggian lebih dari 3 meter.
Berikut beberapa wilayah yang berpeluang mengalami gelombang tinggi laut.
- Perairan barat Kepulauan Nias hingga barat Mentawai
- Perairan Bengkulu hingga Enggano
- Perairan barat Lampung
- Samudera Hindia barat Sumatera
- Selat Sunda bagian Selatan
- Perairan selatan Jawa
- Samudera Hindia selatan Jawa hingga selatan Nusa Tenggara Barat
"Nelayan dan kapal yang melintas dihimbau untuk waspada dan berhati-hati," ujar dia.
Hingga saat ini, BMKG terus memantau perkembangan bibit siklon "98S" dan meminta masyarakat untuk tetap berhati-hati pada potensi hujan lebat yang dapat menimbulkan dampak seperti banjir, tanah longsor, dan banjir bandang.